Elektromagnet dan Konsep Dasar Elektronika
Listrik dan magnet adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Contohnya, jika gulungan kawat tembaga dialiri listrik, maka akan timbul medan magnet. Sebaliknya, pergerakan magnet di dekat kawat bisa menimbulkan arus listrik.
Konsep Dasar Listrik
Listrik dapat disamakan dengan air dalam pipa: ia mengalir karena ada tekanan atau perbedaan potensial (tegangan). Arus listrik dapat tertahan oleh resistansi, yang tergantung pada jenis bahan: konduktor, isolator, atau semikonduktor.
Komponen Elektronika Dasar
- Resistor: menahan aliran listrik
- Kapasitor: menyimpan muatan listrik
- Induktor: menghasilkan medan magnet
Jenis Arus Listrik
- DC (Direct Current): arus searah
- AC (Alternating Current): arus bolak-balik
Simbol dan Satuan Listrik
| Nama | Simbol | Satuan | Singkatan |
|---|---|---|---|
| Muatan Listrik | q | Coulomb | C |
| Arus | I | Ampere | A |
| Tegangan | V / E | Volt | V |
| Resistansi | R | Ohm | Ω |
| Kapasitansi | C | Farad | F |
| Induktansi | L | Henry | H |
| Daya | P | Watt | W |
| Frekuensi | f | Hertz | Hz |
Ekspresi Numerik
Giga (G) = 1.000.000.000
Mega (M) = 1.000.000
Kilo (k) = 1.000
Milli (m) = 0,001
Mikro (µ) = 0,000001
Nano (n) = 0,000000001
Piko (p) = 0,000000000001
Hukum Ohm
I = V / R
I = arus dalam Ampere, V = tegangan dalam Volt, R = resistansi dalam Ohm
Hukum Kirchoff
Kirchoff 1: Jumlah arus masuk = jumlah arus keluar pada titik cabang.
Kirchoff 2: Jumlah EMF dan penurunan tegangan dalam sirkuit tertutup = 0
Voltage RMS dan Puncak
VP = 1,414 x Vrms
Vrms = 0,707 x VP
Daya Listrik
P = V x I
Decibel (dB)
dB = 10 log(P1 / P2)
Resistansi
Resistor Seri: Rtotal = R1 + R2 + ...
Resistor Paralel: 1/Rtotal = 1/R1 + 1/R2 + ...
Kapasitansi
Kapasitor Paralel: Ctotal = C1 + C2 + ...
Kapasitor Seri: 1/Ctotal = 1/C1 + 1/C2 + ...
Induktansi
Induktor Seri: Ltotal = L1 + L2 + ...
Induktor Paralel: 1/Ltotal = 1/L1 + 1/L2 + ...
Efek Piezoelectric
Kristal tertentu menghasilkan listrik saat diberi tekanan, dan sebaliknya.
Transformator
Np/Ns = Vp/Vs = Is/Ip
Resonansi
fr = 1 / (2π√LC)
Antena
λ = 300 / f (MHz)
Amplifier dan Oscillator
Kelas RF Amplifier: A, AB, B, C. Contoh oscillator: Hartley dan Colpitts.
Filter
Low-pass, High-pass, dan Band-pass filter digunakan untuk menyaring sinyal.