Tujuan dan Cara Merawat Printer dengan Tinta Infus
Tinta infus atau yang sering dikenal sebagai sistem tinta infus pada printer memiliki tujuan utama untuk mengurangi biaya pengeluaran tinta dan cartridge. Karena tinta asli yang disediakan oleh pabrik printer seringkali memiliki harga yang cukup mahal dibandingkan dengan tinta infus.
Sistem tinta infus menggunakan tabung tinta tambahan sebagai tempat tinta yang dipasang di luar printer. Tinta dialirkan ke dalam printer melalui selang infus. Untuk printer Canon, biasanya tinta infus dimasukkan ke dalam cartridge asli, sedangkan untuk printer Epson, selang infus dipasang pada cartridge tambahan yang bukan cartridge bawaan Epson.
Apakah Sistem Infus Cocok untuk Semua Pengguna?
Berdasarkan beberapa sumber majalah komputer dan teknologi, sistem tinta infus kurang cocok untuk pengguna yang jarang menggunakan printer. Sistem ini lebih direkomendasikan bagi mereka yang sering menggunakan printer, seperti rental pengetikan atau usaha percetakan kecil.
Hal ini karena tinta infus rentan mengalami masalah tekanan pada selang infus akibat perbedaan tekanan dengan udara luar. Jika printer jarang digunakan, gelembung udara dapat terbentuk pada selang yang menyebabkan tinta tidak mengalir dengan baik dan berpotensi merusak head printer.
Tips Merawat Printer dengan Sistem Tinta Infus
- Posisikan tabung tinta infus sejajar dengan head printer. Ini membantu menjaga tekanan isap tinta agar stabil dan mencegah gelembung udara masuk.
- Jika ada gelembung udara di selang infus, gunakan fitur “cleaning printer”. Cleaning biasanya tersedia pada program bawaan software printer untuk membersihkan head dan menjaga aliran tinta lancar.
- Jika muncul pesan error yang menunjukkan printer tidak bisa mencetak, tekan dan tahan tombol resume pada printer selama 5 detik untuk mengabaikan pesan tersebut dan mengembalikan fungsi cetak.
- Jika status tinta di komputer menunjukkan “kosong” walaupun tinta masih banyak, abaikan saja. Ini disebabkan oleh sistem monitoring tinta yang menggunakan counter cetak, bukan jumlah tinta sebenarnya.
- Jangan terlalu sering melakukan proses cleaning printer, karena dapat membuat penampungan tinta buangan (absorber) penuh dan menyebabkan error “Absorber Full”. Jika ini terjadi, absorber harus diganti atau dibersihkan secara manual dengan membuka printer.
- Jika kualitas cetak menurun, coba lakukan print nozzle check untuk memeriksa apakah head printer tersumbat dan melakukan perawatan yang diperlukan.
Dengan perawatan yang tepat, printer dengan sistem tinta infus dapat bertahan lama dan memberikan hasil cetak yang baik sekaligus menghemat biaya tinta secara signifikan.